Hubungi kami di 6733 3372

Silhouette Lift

Silhouette Lift merupakan jenis tanam benang. Tanam benang merupakan teknik pengencangan wajah dengan invasi minimal, yang menggunakan benang tidak licin untuk mengangkat jaringan wajah. Terdapat beberapa cara berbeda untuk membuat benang menjadi tidak licin. Metode yang umum adalah dengan membuat beberapa kait yang telah dipotong sebelumnya pada benang, yang kemudian akan menonjol dalam bentuk bersudut di sepanjang benang. Satu kelemahan dari kait yang dipotong sebelumnya ini adalah bahwa pembuatan kait akan melemahkan benang karena benang menjadi makin tipis, dan oleh karena itu secara mekanis akan lebih lemah di lokasi pembentukan kait dari badan benang. Oleh karena itu benang akan putus lebih mudah di bagian dibentuknya kait.

Benang Silhuoette tidak memiliki kait. Alih-alih, benang ini memiliki simpul (yang diikat) serta corong (yang diurutkan) di sepanjang benang. Benang ini dimasukkan ke dalam jaringan pipi menggunakan jarum khusus, dan karena benangnya tidak licin, tiap simpul dan corong berfungsi sebagai titik penjangkaran kecil yang menangkap beberapa bagian jaringan. Hal ini mendukung dibuatnya efek pengencangan ketika benang yang telah dijahitkan ke pipi, ditarik ke arah atas. Bagian ujung atas benang Silhouette memiliki jarum jahit melengkung yang menempel. Ini akan keluar melalui insisi kecil (2 hingga 2,5 cm) yang dibuat pada pelipis yang memiliki rambut, pada awal prosedur. Jarum kemudian digunakan untuk menjahitkan benang ke otot tebal pelipis, yang dikenal sebagai otot temporalis. Ini membuat benang yang telah dimasukkan dapat diikat pada satu sama lain secara berpasangan, dan membuat tegangan kokoh pada jaringan wajah dengan fiksasi aman ke dalam otot temporalis.

Luka pada pelipis kemudian ditutup menggunakan staple kulit. Prosedur ini memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam dan dapat diselesaikan dengan pembiusan lokal atau pembiusan intravena. Waktu pemulihan berlangsung sekitar 1 hingga 2 minggu.

Cosmetic Surgery Clinic